Ivan Setiawan:
Kepahlawanan 4.0

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring, pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Pahlawan adalah sosok yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia di muka bumi ini. Eksistensi Indonesia yang merdeka hingga sekarang ini juga tak lepas dari hasil perjuangan para pahlawan.

Sekarang Indonesia sudah bebas merdeka. Kita dapat menghirup udara segar di pagi hari tanpa harus ketakutan mendengar suara senapan bersahutan. Kita dapat menyeduh kopi tanpa takut disergap oleh penjajah. Kita dapat berangkat ke sekolah atau kantor tanpa takut terkena ranjau yang dipasang di tanah. Kenikmatan yang dapat kita rasakan itu semua berkat adanya jasa para pahlawan yang mempejuangkan kemerdekaan Indonesia.

Tugas kita sekarang bukan lagi melawan para penjajah untuk merebut kemerdekaan, melainkan mempertahankan kemerdekaan yang telah diupayakan oleh para pahlawan beberapa tahun silam. Salah satu caranya, dengan membangun Indonesia yang lebih baik lagi.

Seiring perkembangan zaman, peradaban manusia mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Contohnya saja, sekarang kita dapat mengakses segala informasi yang tersebar di berbagai belahan dunia dengan cepat dan dari manapun melalui genggaman tangan berkat adanya internet yang ada di gawai kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa peradaban manusia sekarang menjadi semakin maju, modern, praktis, dan bergerak dengan cepat.

Kemajuan itu juga memengaruhi dunia industri. Sekarang ini, dunia industri sedang mengalami perubahan yang cukup drastis. Teknologi mengambil peran besar di dalam industri untuk meningkatkan produktivitas. Perubahan ini dikenal dengan Revolusi Industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 adalah suatu perubahan yang dialami dunia industri ditandai dengan adanya sistem cyber-physical. Adapun teknologi-teknologi yang digunakan dalam dunia industri tersebut, antara lain: internet of things, komputasi awan, dan kecerdasan buatan.

Ada sebuah pertanyaan yang patut direnungkan, yaitu bagaimana kita bisa menjadi pahlawan di era revolusi industri 4.0 ini? Pertama, kita bisa menjadi pahlawan yang dapat menguasai “medan perang”. Untuk dapat menguasai medan perang dengan baik, maka kita perlu melatih diri supaya tahu hal-hal apa saja yang dapat kita lakukan ketika terjun ke dalamnya. Cara kita melatih diri bisa bermacam-macam, misalnya dengan belajar menguasai bahasa asing, membaca serta mengikuti tren teknologi yang sedang berkembang, dan mengikuti program-program pendidikan, baik secara formal maupun informal.

Kedua, kita bisa menjadi pahlawan dengan menciptakan berbagai inovasi yang bermutu dan bermanfaat bagi banyak orang. Dengan adanya revolusi industri 4.0 ini, mau tidak mau kita dituntut untuk terus berinovasi dan kreatif dalam menciptakan sesuatu agar dapat memberikan sumbangsih bagi kehidupan banyak orang.

Ketiga, kita bisa menjadi pahlawan yang mau berjuang bersama-sama. Istilah kerennya: kolaborasi. Tidak semua hal dapat kita lakukan seorang diri karena kita adalah manusia yang terbatas. Untuk mengatasi keterbatasan itu, maka kita membutuhkan orang lain. Kita dapat mengajak orang-orang yang memiliki kemampuan yang lebih baik di bidang tertentu untuk berkolaborasi menghasilkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dari ketiga hal yang sudah dijelaskan di atas, setidaknya hal-hal tersebut dapat memberikan gambaran bagi kita bahwa kita masih bisa menjadi sosok pahlawan di tengah kondisi dunia yang sedang berubah ini. Marilah kita semua berusaha menjadi pahlawan-pahlawan yang dapat menguasai medan perang dengan baik, berani menciptakan inovasi yang bermutu dan bermanfaat, dan berjuang bersama dengan pahlawan-pahlawan lainnya demi kebaikan bangsa dan juga umat manusia. Selamat Hari Pahlawan!

=====================
Tulisan ini merupakan Juara I Lomba Opini 2018 yang diselenggarakan oleh Majalah Dia dan Literatur Perkantas.

Tinggalkan Balasan

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini