Yohannes Somawiharja:
Menemukan Kembali Akar Tradisi Kita Transformasi Masyarakat Melalui Bidang Pendidikan

Peluang Bagi Para Pendidik Kristen


            Seseorang tidak bisa memberi apa yang tidak ia miliki. Saya mengusulkan agar kita sebagai orang-orang Kristen memulainya dengan melakukan hal-hal kecil yang menjadi milik kita. Orang-orang Kristen memiliki akar tradisi yang merupaka solusi, misalnya saja tradisi Pemuridan.

            Saya mengusulkan agar metode Pemuridan yang Efektif ditemukan-ulang. Model-model pembinaan via khotbah atau verbal dan diskusi harus diimbangi dengan model-model pemuridan atau keteladanan. Metode pembelajaran kognitif diimbangi dengan model pembelajaran afektif atau nilai, sikap, perilaku. Model keteladanan diwadahi dalam kontak intens yang ada pada discipleship. Model itu dinamakan model internal atau insider ministry model (Jim Petersen, 2003).

Pada model layanan khotbah, setelah kita sudah menyampaikan khotbah di suatu wadah yang mengundang kita, setelah itu kita lalu pergi dari situ. Para pendengar tidak bisa menyaksikan apakah Anda menerapkan apa yang Anda khotbahkan dalam hidup sehari-hari. Namun jika ada pertemuan intens, biasanya dikarenakan berasal dari wadah sama –misalnya saja bekerja di kantor yang sama – maka wadah itu merupakan rekayasa sosial yang mendorong Anda menerapkan apa yang Anda khotbahkan pada diri Anda sendiri. Model keteladanan ini adalah metode yang efektif, dan pada setting seperti inilah tabiat/habit kita dibentuk.

Nah saya kira apa yang sudah diusulkan dalam bagian sebelumnya (tugas Guru) lalu ditambah dengan kompetensi yang dimiliki dari akar tradisi kita, saya kira kita akan menjadi para Agent of Change untuk mentransformasi masyarakat melalui bidang pendidikan.

Masalah pendidikan di atas adalah peluang bagi para orang Kristen untuk menebusnya kembali dan memperbaiki, mempersembahkannya kepada Kristus yang adalah Sang Guru dan Sang Pemilik lembaga pendidikan modern (Malik, 1982: Alexander, 1978)

 

—— Dituliskan oleh Tohanes Somawiharja, Direktur Akademis Universitas Ciputra
——- Diterbitkan padaedisi no.2 tahun ke-XXIV 2010, Memulai sesuatu untuk perubahan masyarakat 

Leave a Reply