Penulis: Editor

0

Ayu Aditiarani Seniwati, S.Th.:
Umat Kristen dan Kebangkitan Nasional Indonesia

Hari Kebangkitan Nasional merupakan peringatan atas upaya anak bangsa untuk memajukan diri melalui pergerakan organisasi yang diawali oleh organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908, yang digagas oleh Dr. Wahidin Sudiro Husodo. Dari organisasi inilah muncul cikal-bakal suatu gerakan yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Anak-anak negeri dari berbagai latar belakang...

0

Philip Ayus:
Teriakan Peringatan

Suatu hari dalam perjalanan pulang dari kantor, saya melihat seorang pengendara sepeda motor yang tidak menyadari bahwa penyangga, alias “standar samping” kendaraannya belum terlipat dengan benar sehingga dapat berisiko bagi keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain. Saya pun menambah laju kendaraan dan mengarahkannya hingga cukup dekat dengan orang tersebut untuk...

0

Tahun Politik dan Literasi Media

Baru-baru ini, kepolisian membekuk para admin jaringan penghembus hoaks atau kabar bohong dan provokasi di dunia maya, khususnya media sosial. Saracen dan MCA adalah dua nama sindikat yang dianggap cukup besar, baik dari jumlah anggota, pendanaan, maupun pengaruhnya dalam membentuk opini masyarakat awam. Yang disebut terakhir pun hingga artikel ini...

0

Yulius Tandyanto:
Hegemoni

Kita selalu berdebat. Kita senantiasa berbeda pendapat. Ya, kita! “Kita” sebagai suatu terjemahan halus untuk mengaburkan perbedaan terselubung antara “kami” dan “mereka”. Sejatinya, penegasan “kami” sudah selalu mengandaikan keberadaan “mereka”. Dan pengandaian tersebut bukan terutama persoalan pembedaan bahasa. Mungkin, sama halnya ketika seseorang menyebut dirinya sebagai “aku” untuk menegaskan kehadiran...

0

Yulius Tandyanto:
Toleransi

Boleh jadi istilah toleransi itu ambigu sekaligus absolut. Ambigu, karena jauh di lubuk hati kita yang paling dalam, kita kerap merasa gamang, mendua, ambivalen dengan batas-batas toleransi itu sendiri. Absolut, karena toleransilah yang memungkinkan Anda dan saya dapat hidup bersama-sama dengan segenap perbedaan serta konsekuensi-konsekuensi pilihan hidup kita masing-masing. Apalagi,...

0

Yulius Tandyanto:
Kacamata

Barangkali, Anda dan saya memang terlahir rabun. Kita tidak akan pernah melihat segala sesuatu di dunia ini dengan jelas apabila kita tidak menggunakan suatu “kacamata”. Maksud saya, kita sudah selalu memakai kacamata batin—sebut saja demikian—untuk memaknai setiap aktivitas kehidupan kita. Sebagai analogi, kacamata batin ini banyak sekali jenis dan warnanya....

0

Claudia Ayu Aditiarani Seniwati, S.Th.:
Radikal yang Sejati

Akhir-akhir ini, bangsa kita tengah dirisaukan dengan maraknya paham radikal yang dapat memecah-belah persatuan bangsa. Berbagai demonstrasi muncul hendak menuntut keadilan dengan mengatasnamakan golongan mayoritas. Padahal, belum tentu juga semua anggota golongan mayoritas bangsa ini setuju dengan tuntutan yang disuarakan. Paham radikal ditengarai melatarbelakangi berbagai aksi tersebut. Banyak orang menilai,...

0

Philip Ayus:
Rute Ilahi

Di sebuah negeri pada suatu masa, seorang pejabat tinggi di sana sangat dikenal karena kinerjanya yang tanpa cela. Oknum-oknum culas yang hendak menjatuhkannya pun mengakui, bahwa mencari-cari kesalahan yang akan menjatuhkannya akan seperti mencari rumput di tumpukan jerami. Sangat sulit, kalau tidak bisa dikatakan mustahil. Alhasil, karena kualitasnya mumpuni dan...

0

Yulius Tandyanto:
Politik

Barangkali, ada satu pandangan pokok Aristoteles yang masih relevan hingga kini. Dalam benak Aristoteles, politik itu tidak sekadar membutuhkan keterampilan khusus berpolitik sebagaimana seorang dokter berupaya mengobati tubuh pasiennya. Politik juga tidak sekadar mensyaratkan pengetahuan teori politik sebagaimana para teolog mengontemplasikan hal-hal yang ilahi. Namun lebih dari itu, politik terletak...

0

Yulius Tandyanto:
Negarawan

“Siapa pun yang rela untuk memimpin, haruslah diberikan upah baik itu dalam bentuk uang, kehormatan, atau hukuman jika ia menolaknya.” —Sokrates     B arangkali, ujaran Sokrates di atas sekiranya masih mampu menggelitik telinga para negarawan masa kini. Tergelitik bukan karena harta dan kehormatan yang lazim diganjarkan pada negarawan. Namun,...

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini