Di tag: Sejarah

0

Daltur L. Rendakasiang:
Menafsir Sesuai Konteks

Dalam hal menafsir bisa terjadi hasil tafsirannya benar atau salah; artinya sesuai maksud penulis atau tidak. Pertanyaan yang segera muncul adalah; apa yang paling menentukan benar tidaknya suatu tafsiran? Jawabannya adalah sesuai konteks atau tidak. Apa itu konteks? Misalnya saya tulis sebuah kata untuk Anda: beruang. Dapatkah Anda menafsirkan apa...

0

Prof. Truman Simanjuntak:
Arkeologi, Arkeolog dan lman

Apa itu arkeologi? Sederhananya, arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau melalui peninggalan-peninggalannya. Peninggalan tersebut bisa berwujud artefak (segala benda yang pernah dikerjakan atau digunakan manusia), ekofak (sisa fisik manusia, fauna, flora, lapisan tanah, dan lain-lain), dan fitur (lelak aktivitas manusia, seperti jejak kaki, tiang bangunan, dan lain-lain). Melalui peninggalan...

0

Yonky Karman:
Menimbang Historiografi Keagamaan

Sejarah adalah kejadian-kejadian masa lampau. Sejarah juga penulisan kejadian-kejadian masa lampau historlografi; Historiografi mempelajari bagaimana sejarah ditulis dan dimaknai. Dalam arti kedua, sejarah tidak hanya fakta tetapi juga kata yang memaknai. Tanpa kata, fakta bukan sejarah. Tanpa fakta, kata adalah fiksi. Fiksi adalah fiksi. Historiografi bukan fiksi. Demikian juga, historiografi...

0

Grace Sasongko:
Kubur Yesus dalam Perjalanan Sejarah

Sebuah kubur mengandung makna penting, khususnya bagi kaum keluarga atau sahabat terdekat selama seseorang hidup. Apalagi untuk masyarakat tradisional di mana nilai-nilai budaya masih sangat kental. Pada hari-hari tertentu setelah kematian, orang akan pergi ke kubur untuk mengenang dan menuniukkan penghormatannya. Sebagian orang juga masih beranggapan bahwa orangyangtelah mati masih...

0

Armand Barus:
Kristologi: Jangan Mengulangi Kesalahan yang Sama

Apa katamu, siapakah Aku ini?, tanya Yesus suatu kali kepada murid-murid-Nya (Matius 16: 15). lni pertanyaan penting. Mengapa penting? Tidak hanya pertanyaan ini direkam injil Matius, lnjil Markus dan lnjil Lukas tetapi terlebih karena inilah inti atau esensi agama Kristen. Menjadi orang Kristen bukan berarti memiliki agama Kristen. Tetapi menjadi...

0

Anwar Tjen:
Kanonisasi Alkitab: Sebuah Tinjauan Terhadap Perjanjian Baru

Sepintas tentang arti “kanon” Kata konon diperkirakan berakar dari kata lbrani qoneh “gelagah” atau “buluh”. Dari makna harfiah ini kemudian berkembang berbagai makna yang lebih luas. Dalam Yeh. 40:3, misalnya, sesuai dengan fungsinya, kata ini berarti “tongkat pengukur”. Ketika Paulus mengatakan bahwa ia tidak mau bermegah melampaui batas melainkan tetap...

0

Daltur Rendakasiang:
Bukan Manusia yang Menyatakan Itu

Matius 16:13-17  Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”  Lalu Yesus bertanya kepada mereka:”Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”  Maka jawab...

0

Sejarah Penerjemahan Alkitab:
Bagaimana Alkitab Tiba di Tangan Anda?

Setelah pertama kali dicetak tahun 1535 di lnggis, Alkitab satu-satunya buku yang hingga kini paling sering diterbitkan, paling banyak dicari, paling ramai diperdebatkan keasliannya. Pokoknya, Alkitab adalah buku yang paling banyak mengundang kontoversi.   Namun di balik semua itu, Alkitab adalah firman Allah berotoritas, yang mainpu mengubah hidup manusia secara...

<span style='color:red;font-size:22px;'>Dra. Herawati:<br /><span style='color:blue;font-size:30px;font-weight:bold;'>Melayani Kota Asal</span> 0

Dra. Herawati:
Melayani Kota Asal

Jika seorang alumni di daeerah memutuskan tetap tinggal dan bekerja di kota asal, padahal kota besar lebih menjanjikan masa depan dan kesempatan pengembangan diri, barangkali keputusan itu membutuhkan pergumulan. Dra. Herawati adalah salah satu alumni  yang tetap bertahan, dan setia melayani di kota asal. Saat ini ia menjabat sebagai sebagai...

0

Laporan Sri Widarti:
Mentawai, Ladang Yang Butuh Pekerja

Kepulauan Mentawai adalah gugusan pulau seluas 8000 km2 yang terletak disebelah barat Sumatera. Yang terdiri dari empat pulau besar yakin, Siberut, Sipora, Pagai Utara, Pagai Selatan dan lebih dari 125 pulau-pulau kecil yang mengelilinginya. Sebagian besar masyarakat Mentawai masih hidup secara tradisional. Mereka sangat mengandalkan hasil hutan – khususnya kayu...