Kategori Wawancara

0

Fary DJ. Francis:
Kesalahan Bantuan dalam Pemberdayaan Masyarakat

Para komunitas fasilitator masyarakat sering menertawakan dirinya dengan lelucon menarik. Suatu hari, seorang Peternak ratusan sapi didatangi seseorang yang tidak dikenal dan tidak diundang. Dengan penampilan yang meyakinkan, tamu ini berujar, “Saya tahu jumlah sapi Bapak serta yang terkena penyakit. Dengan nada heran, Peternak tadi bertanya balik, “Berapa?” Akan tetapi,...

1

Zacheus Indrawan:
 “Kalau Mau Taat, Jangan Tunggu Sampai Mapan”

Zacheus Indrawan, profil yang kami hadirkan dalam wawancara eksklusif edisi ini adalah sosok alumni yang tetap concern terhadap pembinaan mahasiswa dan alumni. Baginya, seorang alumni Kristen harus menjadikan dirinya sebagai tentmaker, yakni sebagai ” misionaris ” dalam Profesinya. Menurut sejarahnya, sebutan tentmaker ditujukan bagi para misionaris (penginjil) yang membiayai dirinya sendiri...

0

Menulis Sebagai Profesi

Drs. Wilson Nadeak, penulis yang sudah menulis di hampir seluruh surat Indonesia dan menerbitkan beberapa buku, yang antara lain buku ‘Bagaimana Menulis Artikel Kristiani yang Sukses’ dan ‘Menikah Itu Gampang’. Dilahirkan 53 tuhun lalu (5 Des. 1942) di porsea, Tapanuli Utara. Topik tulisan yang diminatinya antara lain masalah sosial, agama,...

0

Prof. Truman Simanjuntak:
Arkeologi, Arkeolog dan lman

Apa itu arkeologi? Sederhananya, arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau melalui peninggalan-peninggalannya. Peninggalan tersebut bisa berwujud artefak (segala benda yang pernah dikerjakan atau digunakan manusia), ekofak (sisa fisik manusia, fauna, flora, lapisan tanah, dan lain-lain), dan fitur (lelak aktivitas manusia, seperti jejak kaki, tiang bangunan, dan lain-lain). Melalui peninggalan...

0

Wawancara dengan Mandala Manurung:
Pernikahan Harus Memberi Kontribusi Positif

“Kodrat manusia yang paling penting itu bukan menikah, tetapi bertanggung jawab atas kesejahteraan sesama manusia menurut rencana Allah yang semula. Menikah tuh sepertinya dijadikan ukuran keberhasilan rohani. Sehingga orang seringkali memutuskan untuk menikah bukan pada saat yang tepat. Menikah harus benar-benar diyakini atas pimpinan Tuhan. Sebab kalau tidak, pernikahan yang...

0

DR. Iman Santoso:
Bicara Soal: Waktu Teduh  

Saat teduh ( disebut juga waktu teduh ) sangat penting dalam hidup rohani orang Kristen. Saking pentingnya, waktu teduh sering disanakan dengan makanan rohani kita. Peluang ini dimanfaatan penerbit Kristen untuk mencetak buku-buku pedoman untuk saat teduh. Sampai di mana kita bisa mengandakan buku pedoman dalam waktu teduh kita? Apakah...

0

D.I. Marx:
Jangan Kompromi

Pdt. Dr. Dorothy Irene Marx adalah salah satu teolog di Indonesia yang tetap konsisten dalam pelayanannya. Saat ini, ia menjabat Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Bandung sejak 1992. Ia menempuh pendidikan musik di Royal Academy of Music, London 1945. Untuk mendukung visi pelayanan secara penuh waktu, Dorothy mengikuti pendidikan Teologia...

0

Pdt. Stefanus Roedjito Boediodarmo, S.th.:
Melayani dengan Tepat

Pdt. Stefanus Roedjito Boediodarmo, S.th. perintis dan gembala sidang Gereja Kristen Maria Indonesia (GKMI) Depok. Ia merintis GKMI Depok tahun 1967, dari jemaat yang hanya satu keluarga hingga 150 Kepala Keluarga (KK). Bahkan, kini di Depok ada dua GKMI.             Pdt. S. Roedjito B. menikah dengan Yulinah Soenartoei (1957), Guru...

0

Anugerah Pekerti, M. Psi, Ph.D.:
Bak Mobil Berpersneling Maju Mundur!

Daya Baca Mahasiswa dan Sarjana Indonesia   Anugerah Pekerti, M. Psi, Ph.D. adalah Direktur Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (PPM) Jakarta, sejak 1988 hingga sekarang. Bapa yang dilahirkan 6 Pebuari 1938 ini sangat berpengalaman dalam bidang pendidikan. Ia pernah mengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (61-73), menjadi konselor mahasiswa di...