Di tag: Kerohanian

0

Prabowo Margateki:
Menjadi Saksi Tuntutan Utama Pekerjaan

  Pembentukan karakter di pelayanan (siswa), antara lain bekerja keras, disiplin, memberikan yang terbaik dan terus mengembangkan diri, menjadikan Prabowo Margateki (29 th) pada posisinya sekarang ini sebagai Junior Manager Corporate Education & Training di Intraco Group, perusahaan yang bergerak di bidang bisnis dan retail consumer goods. Pelayanan yang pernah...

0

Daltur L. Rendakasiang:
Menafsir Sesuai Konteks

Dalam hal menafsir bisa terjadi hasil tafsirannya benar atau salah; artinya sesuai maksud penulis atau tidak. Pertanyaan yang segera muncul adalah; apa yang paling menentukan benar tidaknya suatu tafsiran? Jawabannya adalah sesuai konteks atau tidak. Apa itu konteks? Misalnya saya tulis sebuah kata untuk Anda: beruang. Dapatkah Anda menafsirkan apa...

0

Batara Pane:
Christianity in Action (Yakobus 4)

Apa yang menyebabkan perselisihan di antara kita? Di mana “posisi” kita saat ini, ada di pihak Allah atau “dunia”? Apa yang perlu kita lakukan, agar dapat tetap menjadi sahabat-Nya? Sudahkah kita merendahkan diri dihadapan-Nya? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan penting, yang saya pikir sangat relevan untuk dikemukakan kembali, bukan hanya bagi kehidupan...

0

Victor Silaen:
Mewujudkan Keadilan Sosial dan Pemerataan Kesejahteraan

Menjelang akhir tahun 1999, banyak orang kerap bicara tentang milenium ke-3. Ada yang tidak mengerti, ada yang karena tertarik, dan ada pula yang sekadar ikut-ikutan. Sementara, para pelaku bisnis yang jeli secara cerdik menyulapnya menjadi sebuah kata penuh sensasi dan sarat laba. Ada paket liburan Natal ke sana-sini, misalnya dengan...

0

Jonathan Parapak:
Perubahan Dalam Waktu Singkat

Mungkin untuk sebagian orang, mempersoalkan abad ke-21 agak aneh, karena perubahan terjadi hanya seketika, dalam satu detik berpindah dari abad ke-20 ke abad ke-21. Namun pemikiran demikian semakin relevan apabila kita sadar bahwa perubahan-perubahan besar tidak terjadi seketika melainkan melalui proses yang memakan waktu. Yang perlu dicatat adalah bahwa proses...

0

Oleh: Prasasti Perangin-angin:
Pelayanan Mahasiswa di Tengah lsme-lsme Zaman lni

“Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah  kita makan dan minum, sebab besok kita mati,” [l Kont15:32]. Seorang pengurus PMK kampus menuturkan kondisi anggota binaan kampusnya kepada saya. Dia berkata: “Mengapa...

0

Prof. Truman Simanjuntak:
Arkeologi, Arkeolog dan lman

Apa itu arkeologi? Sederhananya, arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan masa lampau melalui peninggalan-peninggalannya. Peninggalan tersebut bisa berwujud artefak (segala benda yang pernah dikerjakan atau digunakan manusia), ekofak (sisa fisik manusia, fauna, flora, lapisan tanah, dan lain-lain), dan fitur (lelak aktivitas manusia, seperti jejak kaki, tiang bangunan, dan lain-lain). Melalui peninggalan...

0

Partogi Samosir:
Terbuka Terhadap Sesuatu yang Relevan

Serbuan terhadap kekristenan dari waktu ke waktu selalu ada. Lihat saja, di berbagai bioskop dan toko buku, banyak film dan buku-buku populer yang menggugat kekristenan. Ratusan tahun gugatan itu bertubi-tubi ada. Begitu gugatan yang satu gugur, ia akan digantikan oleh gugatan baru. Uniknya hingga kini belum ada yang mampu meruntuhkan...

0

Joas Adiprasetya:
Maju Laskar Kristus

Kekerasan Agama Nyanyian Maju, Laskar Kristus atau Onword, Christian Soldiers (KJ 399) yang sudah berusia empat belas dekade itu, sejak digubah di tahun 1864 oleh Sabine Baring-Gould, agaknya sudah terlanjur menjadi kesayangan umat Kristen sedunia. Nafas nyanyian yang memakai kosakata perang dan kekerasan ini membuat beberapa gereja arus utama di Amerika Serikat...