Di tag: Sosial

0

Gustaf Nenu-Blegur:
Absalom dan Kampanye Hitam

Beberapa waktu lalu, mata dunia tertuju pada Timur Tengah. Media cetak dan elektronik ramai-ramai mengekspos pergolakan yang terjadi di Timur Tengah, yang dikenal dengan sebutan Arab Spring. Negara-negara di Timur Tengah mengalami pergolakan sosial yang berujung pada pembaruan sistem pemerintahan maupun pergantian kekuasaan. Pergolakan yang terjadi tersebut memakan korban jiwa,...

0

Agung B. Waluyo, Ph.D:
Melayani Tuhan Melalui Entrepreneurship

“Entrepreneurship has emerged over the last two decades as arguably the most potent economic force the world has ever experienced” Dr. Donald Kuratko Director of Global Consortium of Entrepreneurship Center (GCEC) “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam KristusYesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita...

0

Purnawan Kristanto:
Penyadaran Antikorupsi Melalui Pendidikan Perdamaian

Apa kita kita sedang berperang?” Demikian celetuk teman saat saya menyebut pendidikan perdamaian. Teman saya ini tidak sepenuhnya salah. Dulu, saya pun punya anggapan bahwa pendidikan perdamaian itu hanya dibutuhkan jika ada konflik senjata atau kekerasan fisik. Setelah saya pelajari, ternyata pendidikan perdamaian memiliki konteks yang lebih luas. Pendidikan perdamaian...

0

Victor Silaen:
Pendidikan Antikorupsi

Pentingkah PendidikanAntikorupsi dilaksanakan di lembaga-lembaga pendidikan? Jelas penting. Kalau begitu, sebaiknya Pendidikan Antikorupsi ini dimulai dari jenjang pendidikan mana? Di pendidikan dasar, khususnya di SMA (Sekolah Menengah Atas), ataukah di pendidikan tinggi, dalam arti di universitas, sekolah tinggi maupun akademi? Menurut hemat saya, karena kurikulum pendidikan di SMA sudah sedemikian...

0

Hendra Tjipta Muliana, ST:
Tantangan Kepemimpinan Masa Kini

Menurut definisi situs Wikipedia, kepemimpinan adalah “proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.” Sangat jelas dinyatakan bahwa seseorang disebut pemimpin kalau dia dapat mempengaruhi atau memberi contoh kepada pengikutnya agar dapat mencapai suatu tujuan, terlepas dari apakah tujuannya baik atau tidak baik. Lalu...

0

Yulius Tandyanto, S.I.Kom:
Mengarungi Pascamodernitas di Indonesia

Barangkali Edmund Husserl (1859-1938) gundah. Ia mengira-ngira bagaimana kemajuan modern akan merusak dunia. Bagi Husserl, filsafat dan sains tidak menjadikan manusia lebih beradab. Namun, membuat manusia kian pandai dalam kebiadabannya.   Kala itu, Eropa memang dilanda krisis. Gerakan Nasional Sosialisme dan Fasisme merekah menjadi suatu ideologi yang memukau. Pada masa...

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini