Di tag: Kerohanian

0

Thomas N. Pattiradiawane:
See U in ICU

Itu kiriman SMS dari teman saya,saat janjian besuk teman kami yang sedang dirawat di ICU (Unit Perawatan lntensif) sebuah rumah sakit. Apa yang saudara pikirkan waktu saudara terpaksa berbaring di ICU dengan pipa (yang pasti bukan pipa pralon) dan saluran plastik menghubungkan bagian-bagian badan saudara dengan dunia luar? Hidung saudara...

0

Yonky Karman:
Menimbang Historiografi Keagamaan

Sejarah adalah kejadian-kejadian masa lampau. Sejarah juga penulisan kejadian-kejadian masa lampau historlografi; Historiografi mempelajari bagaimana sejarah ditulis dan dimaknai. Dalam arti kedua, sejarah tidak hanya fakta tetapi juga kata yang memaknai. Tanpa kata, fakta bukan sejarah. Tanpa fakta, kata adalah fiksi. Fiksi adalah fiksi. Historiografi bukan fiksi. Demikian juga, historiografi...

0

Anwar Tjen:
Kanonisasi Alkitab: Sebuah Tinjauan Terhadap Perjanjian Baru

Sepintas tentang arti “kanon” Kata konon diperkirakan berakar dari kata lbrani qoneh “gelagah” atau “buluh”. Dari makna harfiah ini kemudian berkembang berbagai makna yang lebih luas. Dalam Yeh. 40:3, misalnya, sesuai dengan fungsinya, kata ini berarti “tongkat pengukur”. Ketika Paulus mengatakan bahwa ia tidak mau bermegah melampaui batas melainkan tetap...

0

Daltur Rendakasiang:
Bukan Manusia yang Menyatakan Itu

Matius 16:13-17  Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”  Lalu Yesus bertanya kepada mereka:”Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”  Maka jawab...

0

Thomas Nelson P.:
Live and Let Die?

Dia, sebut saja Tomy, lahir karena kekeliruan teknis. Orang tuanya sudah memakain kontraseptif, tetapi toh dia “lahir” juga. Meskipun pembuahannya tidak dikehendaki, sesudah lahir dia menjadi anak yang dikehendaki juga oleh kedua orang tuanya. Pernah, si Tomy diserang oleh putus asa. Apa yang dilakukannya selalu gagal, dan kawan-kawan seolah-olah menghindari...

0

Eva Kristiaman:
Perhatian dan Pembinaan Gereja Bagi Orang yang Membujang

Sepintas apabila kita membaca Kejadian 1:28 dan 2:18,24, kita dapat memiliki pemahaman bahwa kodrat dasar manusia adalah menikah dan beranak-cucu. Pemahaman yang demikian seolah-olah mendukung pandangan dan pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat, yaitu bahwa cara hidup menikah adalah satu-satunya cara hidup yang baik, absah, normal, dan ideal; sehingga dapat mengakibatkan...

0

Wawancara dengan Mandala Manurung:
Pernikahan Harus Memberi Kontribusi Positif

“Kodrat manusia yang paling penting itu bukan menikah, tetapi bertanggung jawab atas kesejahteraan sesama manusia menurut rencana Allah yang semula. Menikah tuh sepertinya dijadikan ukuran keberhasilan rohani. Sehingga orang seringkali memutuskan untuk menikah bukan pada saat yang tepat. Menikah harus benar-benar diyakini atas pimpinan Tuhan. Sebab kalau tidak, pernikahan yang...

0

“Make The Best Of Your Life”

Anna (bukan nama sebenarnya) dalam usianya yang ke-30 belum punya pacar. Wajahnya lumayan dan penampilannya cukup menarik. Ia bekerja di sebuah perusahaan asing dengan gaji sekitar satu juta rupiah. Cukup tinggi untuk ukuran daerah. Namun ia sedang resah karena memikirkan teman hidup yang tidak kunjung datang. Waktu Anna masih berusia...

0

Rohana Purnama Silalahi:
Hidup Melajang: Panggilan atau Pilihan?

Melajang atau menikah, mana yang dipilih? Masyarakat umum lebih menekankan bahwa setiap orang harus menikah karena perlu memiliki keturunan. Keharusan ini tergambar dari obrolan banyak kalangan, misalnya, “Mengapa si gadis A sudah umur kepala tiga belum menikah?” atau “Si pria B sudah kepala empat belum dapat menentukan siapa pacarnya,” dan...

0

Eva Kristiaman:
Bagaimana Memiliki Hidup Lajang Yang Sehat

Sekalipun dari tahun ke tahun jumlah pria dan wanita yang hidup melajang semakin meningkat –baik di barat maupun di timur, termasuk Indonesia; meskipun usia menikah juga semakin bergeser ke sekitar tiga puluh tahun lebih, namun pandangan masyarakat bahwa satu-satunya cara hidup yang normal, sehat, lengkap dan absah adalah menikah; tetap...

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini