Topik Persekutuan

98 posts

Pdt. Em. Dr. Aristarchus Sukarto, BA, M.Th:
Pendidikan Itu Mewariskan Worldview

Terkait dengan penerapan kurikulum pendidikan antikorupsi yang merupakan hasil kerjasama Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua KPK Abraham Samad menjelaskan bahwa pengajaran antikorupsi sebagai sisipan dalam kurikulum karakter bangsa pada pendidikan dasar dan menengah, serta pengintegrasian nilai antikorupsi dalam kurikulum pendidikan tinggi sejalan dengan program-program pendidikan yang […]

Integritas Belaka Tidak Cukup: Pemuda Kristen dan Penanggulangan Korupsi

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” Perkataan Mazmur 119:9 itu sudah menjadi salah satu ayat hafalan favorit bagi banyak muda-mudi Kristen. Bagaimana tidak? Berbagai pembinaan rohani begitu sering mengutipnya di depan mereka sambil menegaskannya sebagai obat mustajab bagi kekorupan. Integritas (“kelakuan bersih”) adalah lawan […]

Menggagas Generasi Antikorupsi

Dalam sebuah percakapan di mejamakan dengan pak Gideon Yung beberapa waktu silam, penulis tertarik dengan cerita beliau tentang sejarah terbentuknya ICAC—semacam KPK di Hongkong—karena beliau adalah saksi mata (dan bahkan salah satu penggerak, kalau penulis tidak salah ingat) gerakan mahasiswa yang memulai demonstrasi damai yang kemudian mengubah wajah Hongkong dari […]

Spiritualitas Merek Dagang

SUKACITA Yohanes dan kawan-kawan karena telah berhasil melakukan berbagai mujizat di dalam nama Yesus (Markus 6:13) segera berubah menjadi kemarahan yang meledak-ledak, karena di suatu kesempatan mereka mendapati ada “orang luar”, yakni orang yang bukan pengikut Yesus dan bukan termasuk yang Dia utus, ternyata berhasil pula mengusir setan hanya dengan menyebut nama-Nya. Layaknya perusahaan […]

Gunarto:
Pondasi yang Tepat

Pemisahan antara spiritualitas dan aktivitas seakan-akan mendapatkan pengesahannya dalam Lukas 10: 38-42. Marta di lambangkan sebagai seorang perempuan yang memiliki aktivitas tanpa spiritualitas. Sedangkan Maria dilambangkan sebagai seorang perempuan yang memiliki spiritualitas karena dia duduk didekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan Tuhan (ayat 39). Apakah yang dimaksudkan dengan spiritualitas dan […]

Julio Kristano:
Rukun Agawe Santoso, Crah Agawe Bubrah

Belakangan ini, kita menjumpai pertikaian, kerusuhan, bentrok dan perkelahian antarkelompok, antarormas, antarwarga, antarpelajar, antarsuku, antara aparat dengan masyarakat, bahkan antarlembaga pemerintah (POLRI dengan KPK, pemerintah dengan DPR). Kekerasan demi kekerasan menjadi hantu yang sangat menyeramkan bagi masyakarat yang berakibat kehidupan saat ini jauh dari cita-cita untuk hidup sentosa, adil, dan […]

Ruth Yuni T. Imanti:
Memimpin Keluarga di Simpang Zaman

Kepemimpinan sejak zaman dulu menjadi isu yang selalu relevan, hingga ada tulisan yang mengatakan bahwa pemimpin itu dibentuk dan bukannya dilahirkan.   Ketika kata pemimpin mengacu pada status orang yang memiliki otoritas, maka kata kepemimpinan merujuk pada karakter yang dimiliki terutama oleh pemimpin, tetapi juga dapat dimiliki oleh mereka yang […]

Hotmangatur Agustina Pangaribuan, S.Psi.:
Melangkah Bersama dalam Lautan Budaya Pascamodern

Tidaklah salah bila karakteristik masyarakat pascamodern yang kompleks digambarkan seperti lautan, yang terdiri dari warna-warni ikan, terumbu karang, tumbuhan air, plankton-plankton, dan berbagai biota laut lainnya. Belum lagi adanya perahu, para penambak ikan, kapal dengan nahkoda, dan angin kencang, semuanya berinteraksi di atas maupun di bawah permukaan laut. Demikianlah juga […]

Bowo Trahutomo S.,SE,CPHR:
Kepemimpinan Pascamodern

Guru kepemimpinan dari Canada, Michael Fullan, menuliskan pengamatannya, bahwa dua kegagalan terbesar dari pemimpin adalah ketidakmampuan mengambil keputusan di saat yang sangat genting dan ketidakpastian di saat menghadapi kompleksitas masalah. Apakah kepemimpinan merupakan sebuah kemampuan, hubungan, atau dinamika dan proses kolaborasi? Pemahaman kita yang terbatas pada pola kepemimpinan tradisional mungkin […]

Hendra Tjipta Muliana, ST:
Tantangan Kepemimpinan Masa Kini

Menurut definisi situs Wikipedia, kepemimpinan adalah “proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.” Sangat jelas dinyatakan bahwa seseorang disebut pemimpin kalau dia dapat mempengaruhi atau memberi contoh kepada pengikutnya agar dapat mencapai suatu tujuan, terlepas dari apakah tujuannya baik atau tidak baik. Lalu […]

Samuel Lassa:
Pemimpin yang Berbelas Kasihan

“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” (Mat 9:36, ITB) Perkataan Tuhan Yesus di atas merupakan kalimat yang sering diungkapkan untuk meneladani sikap Yesus ketika melihat ketidakberesan dalam kehidupan manusia. Sikap pertama yang diambilNya adalah […]

Herning Tyas Ekaristi, S.So:
Perempuan, Pemelihara Kehidupan

Sejarah adalah milik laki-laki. Ia bebas beraksi dalam panggungnya sendiri. Dan perempuan? Ia hanya bisa berdiri terpaku, menatap lakon panggung tersebut dari kejauhan saja. Lebih jauh lagi, perempuan tak jarang tak paham peran dan skenario apa yang sedang terjadi dalam panggung megah itu. Lalu, Indonesia saat ini, apakah bisa dikatakan […]

Pdt. Rebecca Young, Ph.D:
Kita Seharusnya tidak Membuat Pembedaan

Ketika saya masih kecil, kedua orang tua saya adalah pendeta di gereja Presbyterian, AS. Ayah saya, Pdt. Philip Young, yang bekerja sebagai seorang pendeta kemudian ketua sinode selama sembilan belas tahun, sangat mendukung perempuan dan pentingnya peran perempuan dalam masyarakat dan gereja. Beliau sering mengatakan bahwa kami tidak harus berpikir […]

Elny Gunawan:
Perempuan dalam Mata Perempuan

Isu dan perbincangan tentang perempuan selalu menarik, terlebih menjelang peringatan hari Kartini (21/4) dibandingkan hari Ibu (22/12). Mengapa jelang hari Kartini? Hal itu dikarenakan Kartini dianggap sebagai pahlawan kebangkitan emansipasi perempuan. Secara historis, kebangkitan perempuan telah dimulai sejak awal abad 19 di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Perempuan dianggap […]

Fitriana Yuliawati Lokollo, SKM, M.Kes.,:
Partisipasi Perempuan Bagi Pembangunan Bangsa

Kata “politik” berasal dari kata Yunani, Po’lis yang berarti kota. Dalam perkembangan berikutnya kota memperluas diri atau menyatukan diri, kemudian disebut negara. Sebagai ilmu, politik merupakan analisa tentang pemerintahan, proses-proses di dalamnya, bentuk-bentuk organisasi, lembaga-lembaga dan tujuannya (William Ebenstein; Political Science, 1972. p.309). Dalam bentuk yang lebih operasional, politik merupakan […]

Chakrita Margaretha Saulina Tambunan, ST,:
Menjadi Wanita Kristen yang Bijak di Bumi Pertiwi

Sebagai seorang wanita Kristen yang lahir dan besar di Indonesia, tentunya ada dua “ideologi” yang memengaruhi bagaimana saya melihat peran wanita di dalam masyarakat dan gereja. Yang pertama adalah budaya patriarkal yang masih mengakar sangat dalam di Indonesia pada umumnya, dan di dalam budaya suku-suku di Indonesia khususnya. Di dalam […]

Christiany Juditha:
Ia Dinamai “Perempuan”

Laki-Laki dan Perempuan = Sepadan “Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, bukan dari kepalanya untuk jadi atasannya, bukan pula dari kaki untuk dijadikan alasnya, melainkan dari sisinya untuk jadi teman hidupnya, dekat dengan lengan untuk dilindungi dan dekat dengan hatinya untuk dicintai.” Sebait puisi di atas merupakan puisi yang sangat […]

Philip Ayus:
Partisipasi Kristen dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender di Indonesia

Menurut data kependudukan dari Badan Pusat Statistik (BPS/www.bps.go.id), jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di Indonesia boleh dikatakan sangat berimbang. Pada tahun 2009, rasio penduduk laki-laki dan perempuan adalah sebesar 49,53:50,47. Kemudian, pada tahun 2010 dan 2011 perbandingannya sebesar 50,17:49,83 dan 50,37:49,63.Jika ditilik secara jumlah, tidak ada permasalahan dengan “mayoritas-minoritas,” sehingga […]