Kategori Lesehan

0

Yulius Tandyanto:
Politik

Barangkali, ada satu pandangan pokok Aristoteles yang masih relevan hingga kini. Dalam benak Aristoteles, politik itu tidak sekadar membutuhkan keterampilan khusus berpolitik sebagaimana seorang dokter berupaya mengobati tubuh pasiennya. Politik juga tidak sekadar mensyaratkan pengetahuan teori politik sebagaimana para teolog mengontemplasikan hal-hal yang ilahi. Namun lebih dari itu, politik terletak...

0

Yulius Tandyanto:
Negarawan

“Siapa pun yang rela untuk memimpin, haruslah diberikan upah baik itu dalam bentuk uang, kehormatan, atau hukuman jika ia menolaknya.” —Sokrates     B arangkali, ujaran Sokrates di atas sekiranya masih mampu menggelitik telinga para negarawan masa kini. Tergelitik bukan karena harta dan kehormatan yang lazim diganjarkan pada negarawan. Namun,...

0

Yulius Tandyanto:
Nurani

Barangkali kita mudah jatuh cinta dengan kebenaran. Apapun dilakukan demi kebenaran sampai-sampai kita rela membenci tetangga kita. Dan sialnya, agama dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk mensahkan perbuatan kita itu. Walhasil, agama dikerdilkan. Dari situasi itulah agama seolah-olah membenarkan umatnya untuk bersikap “amoral”. Mungkin keadaan seperti itu analog dengan apa yang...

0

Yulius Tandyanto:
Distopia

… mengenang GH (14), AN (15), TM (16), dan mereka yang telah “tertidur” …. Alkisah, seseorang bernama Dasein telah meninggalkan kota kelahirannya. Ia berkelana hampir selama setahun demi menunaikan sebuah tugas. Dan saat ini, sejauh mata Dasein memandang hanya ada dua hal saja yang berkecamuk di dalam benaknya: sabana tandus...

0

Yulius Tandyanto:
Plot

Sesungguhnya siapa yang disebut sebagai manusia Indonesia? Atau, karakter seperti apa yang menjadikan seseorang disebut sebagai manusia Indonesia?—Barangkali, tidak ada. Kalaupun ada—[S]alah satu karakter utama manusia Indonesia dewasa ini adalah identitas-identitas religius sektariannya. Lihat saja orang-orang yang suka memamerkan kehidupan agamanya. Sebut saja, misalnya, melalui busana muslim, kalung salib, berdoa...

0

Yulius Tandyanto:
Dengki

Joel Stein tidaklah mengada-ada ketika ia mengaitkan internet dengan salah satu gejolak emosi di dalam diri kita: rasa benci. Ia bertanya, “Mengapa kita menyerahkan internet pada budaya benci?” dalam majalah Time (18/8). Stein (45), kolumnis Time, mendeskripsikan secara apik bagaimana oknum-oknum tertentu menjadikan internet sebagai jamban yang penuh dengan keagresifan...

0

Yulius Tandyanto:
Terminal

Tetaplah berdoa. —1Tes 5:17     Terminal Cikarang pada pukul 02.30 pun masih terjaga. Padahal, desir angin dini hari telah menambah atmosfer beku udara di sana setelah hujan lebat menghunjam ke atas permukaan bumi Jawa Barat. Toh, suasana demikian tak menghentikan langkah-langkah berbagai pasang kaki untuk berkumpul di sana. Bagi...

0

Yulius Tandyanto:
Pemula

[M]enjadi seperti anak kecil … —Mat 18:4 Ivan menghela napasnya. Ia kembali memosisikan kaki kanannya pada pedal sepeda roda duanya. Tak berapa lama kemudian, Ivan mengayuhkan pedalnya. Sepeda pun meluncur perlahan, meski arahnya masih tak beraturan. Sesekali Ivan mengarahkan perhatiannya pada jalanan sementara ia berkonsentrasi penuh demi menjaga keseimbangan laju...

0

Yulius Tandyanto:
Harkat

Alkisah, di sebuah negeri, menetaplah bangsa kambing. Tapi, kambing-kambing ini bukanlah kambing pada umumnya. Laiknya sebuah peradaban, kambing-kambing ini memiliki sistem pemerintahan, sistem pekerjaan, bahkan dewan keagamaannya sendiri. Untuk saat ini, kita tak perlu memusingkan dari mana asal-muasal peradaban kambing ini. Kita cukuplah terkesima dengan kemajuan peradaban mutakhir bangsa kambing...

2

Yulius Tandyanto:
Saudara

Mungkinkah majikan bersaudara dengan buruhnya? Mungkinkah penjahat bersaudara dengan polisi? Mungkinkah komunisme bersaudara dengan kapitalisme? Mungkinkah sang fajar pagi bersaudara dengan sang gelap malam? Atau, mungkinkah Anda bersaudara dengan saya? Ah, Anda pun dapat meneruskan daftar kesangsian ini dengan cara menyandingkan dua hal yang tampak kontradiktif disertai kata penghubung yang...

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini