Yulius Tandyanto:
Mentor

4 Respon

  1. Diana berkata:

    Saya ingat seorang Guru yang percaya dan memberi keleluasan buat murid melebihi Guru, apalagi mentor, pastilah dunia terlalu luas untuk digenggam dalam tangan mentor

    • Yulius Tandyanto berkata:

      Komentar yang baik, Diana. Ya, dunia terlalu luas untuk digenggam dalam tangan mentor. Persoalannya, sang mentor kerap kali jatuh ke dalam dua kutub ekstrem yang berbeda: entah terlalu percaya diri atau terlalu minder. Untuk kasus mentor yang terlalu percaya diri, ia cenderung menyepelekan muridnya. Karena itu, selalu ada gengsi bila orang yang lebih tua belajar dari yang lebih muda.

  2. evan's entries berkata:

    Engkong,
    Aku udah baca artikelnya. Seru! Seperti membaca uraian filsafat yg dulu aku lahap sewaktu tingkat akhir kuliah S1: tajam, presisi, namun sekaligus lembut. 🙂
    Membaca tulisan2 Engkong menyenangkan: ada pikir yg ditantang dan ada rasa yg diasah.

    • Yulius Tandyanto berkata:

      Hahaha… terima kasih, “cucu” Evan. :p

      Kali ini gantian aku yang belajar menikmati deskripsi-deskripsi naratif dari Engkong Evan. Itu asyik! Hehehe….

Tinggalkan Balasan