Kategori Lesehan

0

Yulius Tandyanto:
Onesimus

Siapakah Onesimus? Nama tersebut muncul dalam salah satu surat berjudul “Filemon”. Dan sebagian besar orang mungkin mengenal sosok tersebut hanya dalam surat yang ditulis oleh Rasul Paulus itu—sebagaimana terkanonkan dalam kitab suci. Tapi, siapa sesungguhnya Onesimus ini? Bolehlah kita sedikit bermain-bermain dengan satu, dua, atau tiga imajinasi kita.   1...

0

Yulius Tandyanto:
Kelas

Ada gerbong kereta api listrik (KRL) khusus perempuan di Jakarta. Dan, ada pula ruangan khusus perempuan bagi penumpang bus Transjakarta. Mengapa? Boleh jadi karena begitu banyak laporan mengenai kasus pelecehan seksual terhadap perempuan saat mereka berada dalam KRL atau bus tersebut. Maka, dikondisikanlah suatu area khusus perempuan. Dan dari pengondisian...

0

Yulius Tandyanto:
Spion

Saya tidak tahu pasti apakah tulisan ini pas atau tidak. Ah, tapi saya tak perlu memusingkan urusan itu. Toh, penilaian tersebut saya serahkan pada sidang pembaca sekalian. Tugas saya saat ini adalah menyuguhkan racikan terakhir rubrik Lesehan pada penghujung tahun 2015. Sebagaimana huru-hara di hari-hari terakhir bulan Desember, semua orang...

0

Yulius Tandyanto:
Lupa

… ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa… —2 Petrus 1:9     “Eh, mengapa ada noda hitam di bibirmu?” “Lho, bukankah aku sudah pernah cerita?” “Masa …? Aku lupa ….”     B arangkali setiap kita pernah mengalami pengalaman yang kurang lebih sama seperti percakapan di atas. Kita lupa...

0

Yulius Tandyanto:
Menggenapi Pemuridan

Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Matius 5: 17 Pembaca DIA yang budiman, saya bukanlah seorang teolog atau pun seorang yang menggeluti perihal pemuridan secara mendalam. Namun, perkenankanlah saya menyampaikan satu hal terkait pemuridan...

0

Yulius Tandyanto:
Fesyen

Di sudut timur itu mentari beranjak malu. Sebetulnya, ia tak ingin mengusir malam. Toh, ia sadar bahwa sebagian orang tak menyukainya. “Ya, sudah pagi lagi,” gerutu seseorang. “Ah, mengapa sih malam cepat berlalu?” keluh yang lain. Ungkapan-ungkapan demikian juga tidak asing di bibir Damar. Pagi itu Damar segera menyalakan mesin...

1

Yulius Tandyanto:
Cinta

Alkisah Sokrates berjumpa dengan seorang peramal dari Mantinea. Namanya Diotima. Tampaknya nasib menjodohkan mereka untuk berbincang-bincang perihal cinta. Ya, tentang cinta dengan segenap sifat misteriusnya. Barangkali, cinta tetaplah misterius hingga kiwari. Cinta seolah-olah dapat menjadikan seseorang sebagai orang yang paling kaya dan paling miskin sekaligus. Bolehlah kita amati sejenak, misalnya,...

0

Evan Aristol Lature:
Langit Biru

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. (Mazmur 19:2) Namaku Langit. Orang tuaku memberiku nama lengkap Langit Biru. Menurut ayah, aku diberi nama demikian karena ayah melamar ibu di bawah langit biru. Tetapi meski sesederhana itu asal namaku, dampaknya sangat terasa ketika aku beranjak dewasa. Aku punya cita-cita...

0

Yulius Tandyanto:
Keramat

Sang algojo telah ada di sana. Ia mengarahkan senapannya pada pemuda itu. Hening mencekat sebelum baju sebelah kiri pemuda itu pun menjadi basah. Napasnya mulai tersengal-sengal. Tak lama kemudian, tubuh pemuda itu geming. Dan simfoni para serangga malam mulai beralun kembali. Kini, tubuh si pemuda itu tak ubahnya seonggok daging....

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini