Di tag: Budaya

0

Mandala Manurung:
Nasionalisme Vs Kedaerahan

Pancasila, Bukan Chauvinisme Setelah mengalami pergumulan yang cukup panjang dan berat, akhirnya nasionalisme Indonesia mencapai kematangannya dalam wujud Nasionalisme Pancasila. Memperhatikan buah pikiran pendiri Negara, nasionalisme Pancasila mengandung beberapa arti: Pertama, nasionlisme Pancasila bukanlah chauvinisme. Chauvinisme  adalah pandangan nasionalisme yang sempit dan agresif. Paham ini amat membahayakan perdamaian dunia, seperti...

0

Guno Tri Tjahjoko:
Rasa Senasib Sebangsa

“Pembangunan Nasional adalah pembangunan dari, oleh dan untuk rakyat, dilaksanakan di semua aspek kehidupan bangsa yang meliputi aspek kehidupan bangsa, yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial budaya dan aspek pertahanan keamanan, dengan senantiasa harus merupakan perwujudan Wawasan Nusantara serta memperkukuh Ketahanan Nasional, yang diselenggarakan dengan membangun bidang-bidang pembangunan diselaraskan dengan...

0

Mandala Manurung:
Padat Modal atau Padat Karya?

Ada dua pilihan teknologi dalam kegiatan produksi yaitu Padat Modal (Capital Intensive) dan Padat Karya (Labor Intensive). Teknologi Padat Modal (TPM) amat mengandalkan kemampuan barang-barang modal (mesin-mesin). Proporsi manusia dalam proses produksi amat besar. Pilihan terhadap TPM biasanya dilandaskan pada keinginan mencapai tingkat produksi yang optimum dengan biaya produksi per-unit...

0

Yoel M. Indrasmoro:
  Kodrat Atau Budaya  

Dua kata yang sering terucap keluar jika seseorang berbicara mengenai perempuan, apalagi di bulan April ini, adalah kataemansipasi dan kodrat. Jika menyimak baik.setiap pidato yang ada dalam rangka memperingati hari Kartin kita semua setuju bahwa seringkali setiap sambutan tak lepas dari kata emansipasi. Misalnya, Ungkapan”wanita sekarang lebih enak dibandingkan wanita...

0

Liat Sie Kon:
Tergantung Pribadi dan Masyarakat Setempat    

Bicara soal keintiman dalam pergaulan, kini di kota-kota sudah menjadi pemandangan biasa manakala seorang pemuda sambil berjalan merangkul teman putrinya, atau sebaliknya; kaum wanita saling mengadu pipi ketika bertemu baik dalamacara resmi atau yang sekedar kangen-kangenan; di beberapa tempat sudah mencapai taraf kissing antar teman, berdansa dengan berpelukan erat melekat,...

0

Arman Widya:
Sex Hotline

• Halo, DIA Hotline di sini. Ada yang bisa kami bantu? * Halo?  Mau  tanya  nih,  boleh  nggak?  Ini benar kan tempat nanya-nanya soal seks? • Betul, dan siapa ini? * Dari  Enny. • E-N-N-Y. Yak, silakan En, mau tanya apa? * Mau nanya.. pecabulan itu apa sih Kak? •...

0

Hendra Tjipta Muliana, ST:
Tantangan Kepemimpinan Masa Kini

Menurut definisi situs Wikipedia, kepemimpinan adalah “proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.” Sangat jelas dinyatakan bahwa seseorang disebut pemimpin kalau dia dapat mempengaruhi atau memberi contoh kepada pengikutnya agar dapat mencapai suatu tujuan, terlepas dari apakah tujuannya baik atau tidak baik. Lalu...

0

Yulius Tandyanto, S.I.Kom:
Mengarungi Pascamodernitas di Indonesia

Barangkali Edmund Husserl (1859-1938) gundah. Ia mengira-ngira bagaimana kemajuan modern akan merusak dunia. Bagi Husserl, filsafat dan sains tidak menjadikan manusia lebih beradab. Namun, membuat manusia kian pandai dalam kebiadabannya.   Kala itu, Eropa memang dilanda krisis. Gerakan Nasional Sosialisme dan Fasisme merekah menjadi suatu ideologi yang memukau. Pada masa...

SURVEI PEMILU
Isi Survei Pemilu Majalah Dia yuk!
Klik di di sini